Kamis, 25 Maret 2010
RUPIAH TIDAK BERHARGA
Sehubungan dengan jebolnya bendung kairatu 2 pada 25 Agustus 2009,rupiah seolah tidak d hargai.ini terhitung dari jumlah sawah kurang lebih 400 ha apabila 1 ha mampu memproduksi beras 2 ton dengan harga beras Rp.5000 saja d kali 2000 kg beras sudah barang tentu akan d dapat Rp.10.000.000 kalau d kali dengan 400 ha maka sudah bisa d lihat 4 melyar rupiah itu dalam satu musim panen apalagi kalau 4 musim bendung kairatu 2 ini tdk d perhatikan maka omset desa waihatu sebesar 16 melyar rupiah terbuang sia2.sadar tdk sadar rupiah ini sangat mendukung sekali tercapainya kesejahteraan masyarakat terutama masyarakat miskin yg merupakan program primadona pemerintah baik pusat hingga ke Daerah.kemana masyarakat mau mengadu?
Kamis, 04 Februari 2010
Bendung Merana masyarakat sengsara

Bendung yang di bangun dengan anggaran meliyaran rupiah ternyata tidak dapat mengairi areal persawahan di Desa waihatu kecamatan kairatu kabupaten Seram Bagian Barat,apa sebabnya aku tak tahu,yang jelas sudah 2 tahun lebih masyarakat Desa Waihatu mengalami paceklik dan sekarang hanya berharap beras raskin dari pemerintah yang kadang ada dan kadang telat.Kepada siapakah masyarakat ini mau mengadu ? mungkin jawabnya ada pada Rumput yang bergoyang.
Minggu, 12 Juli 2009
PEMBANGUNAN TALUD PANTAI
Kamis, 02 Juli 2009
BENDUNG
Bendung Kairatu II salah satu bendung yang mengairi lahan sawah seluas 360 Ha di Desa Waihatu Kec.Kairatu Kab. Seram Bagian Barat.Pada saat ini kondisi bendung ini dalam keadaan Rusak total dimana Mercu Dan Pintu semua hanyut di terjang banjir pada tanggal 26 Juli 2008.Hingga saat ini kondisi bendung tersebut masioh dalam keadaan rusak sehingga petani pada areal tersebut harus beralih pada tanaman holtikultura yang selalu mengandalkan hujan yang memang sudah diatur oleh Yang Esa.Masayarakat Desa Waihatu sangat mengharapkan campur tangan pemerintah untuk melihat Nasib mereka yang sekarang ini harus mengkonsumsi beras Raskin yang sebelumnya tidak pernah di konsumsi,entah sampai kapan kondisi ini akan berlangsung, dengan sibuknya para pajabat saat ini dalam menjelang PILPRES bendung kairatu II ini seakan luput dari perhatian. mungkin hanya Tuhan yang tahu.
Minggu, 28 Juni 2009
SEJARAH DESA WAIHATU
Pada tahun 1973 ada masyarakat yang berasal dari pulau jawa di bawa oleh Pemerintah Pusat datang pada suatu daerah kepulauan yaitu pulau Seram yang merupakan salah satu pulau yang berada di Maluku.masyarakat ini bersal dari 8 Kabupaten di Provinsi Jawa tengah yang kemudian disebut sebagai masyarakat Transmigrasi,kedatangan masyarakat tersebut sangat memprihatinkan, yang mana lokasi yang akan di tempati oleh mereka belum terselesaikan sehingga mereka harus menetap sementara di sebuah Desa yang juga bersal dari pulau yang sama yaitu desa Waimital.karena merasa satu nasib yaitu sama - sama orang pendatang,mereka kemudian membaur dan hidup berdampingan hingga satu tahun lebih.Setelah lokasi penempatan mereka terselesaikan oleh mereka sendiri,masyarakat terbut kemudian pindah ke tempat yang baru.mengingat lokasi yang di tempati berada diantara dua desa yaitu Waisamu dan Hatusua maka dalam perjalananya Desa yang di tempati oleh masyarakat baru tersbut kemudian diberi nama "DESA WAIHATU ".Tinggal pada sebuah Desa yang masih dalam kondisi hutan dan rumah yang dibuat oleh Pemerintah pun berdinding bambu serta gabah - gabah dan beratap rumbia ( Daun sagu ), masyarakat ini mulai membangun jati dirinya sebagai masyarakat yang mandiri,damai dan sejartera.kerja keras serta semangat membangun para perintis Desa ini akhirnya menuai hasil yang cukup mengembirakan karena dalam perjalananya desa Waihatu itu Nama sekarang,telah menjelma sebagai desa yang damai,mandiri dan sejahtera ( versi penulis ).
Langganan:
Postingan (Atom)




.jpg)